Bersiap Jadi Tuan Rumah Rakor FKUB Kaltim 2027, Wabup Gamalis Tegaskan Kerukunan Umat Beragama adalah Benteng Pembangunan di Era Digital

img

Wakil Bupati Berau, Gamalis.

 

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Memperkuat kerukunan umat beragama menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas daerah dan pembangunan yang berkelanjutan.  Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Gamalis saat menerima audiensi jajaran FKUB Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Kakaban, Kantor Bupati Berau, Selasa (4/8/2026).

 

Wabub Gamalis, lebih lanjut mengatakan pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan tokoh lintas agama, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas daerah di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan derasnya perkembangan teknologi informasi.

 

Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Berau beserta jajaran, Ketua FKUB Kalimantan Timur Muhammad Rasyid, pengurus FKUB Provinsi Kalimantan Timur, serta sejumlah tokoh agama dari berbagai unsur.

 

Dalam sambutannya, Gamalis menegaskan bahwa Kabupaten Berau merupakan daerah yang dianugerahi kekayaan sumber daya alam sekaligus keberagaman masyarakat yang menjadi modal sosial sangat berharga. Menurutnya, keberagaman tersebut harus terus dijaga agar tetap menjadi perekat persatuan, bukan justru menjadi sumber perpecahan.

 

"Berau memiliki sumber daya alam yang melimpah serta masyarakat yang berasal dari berbagai suku, budaya, dan agama. Keberagaman ini merupakan kekuatan yang harus kita rawat bersama agar menjadi modal dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan," tutur Gamalis.

 

Ia mengatakan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun maupun pertumbuhan ekonomi yang dicapai. Lebih dari itu, pembangunan yang sesungguhnya juga ditentukan oleh terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, saling menghormati, serta mampu hidup berdampingan di tengah berbagai perbedaan.

 

Menurutnya, stabilitas sosial merupakan salah satu syarat penting agar investasi, pelayanan publik, hingga program-program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

 

"Karena itu Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen menjaga kerukunan umat beragama sebagai salah satu fondasi penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah," tegasnya.

 

Gamalis juga menyoroti perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang kini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kemudahan memperoleh informasi harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah persatuan.

 

Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar maupun ujaran kebencian dapat menjadi ancaman apabila masyarakat tidak memiliki sikap bijak dalam menggunakan media digital.

 

"Kita harus menyikapi perkembangan media sosial dengan bijaksana. Moderasi beragama perlu terus ditanamkan sehingga setiap masyarakat dapat menjalankan keyakinannya dengan tetap menghormati perbedaan," katanya.

 

Ia berharap FKUB terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun komunikasi lintas agama, memperkuat nilai-nilai toleransi, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga suasana yang aman dan kondusif di Kabupaten Berau.

 

"Melalui FKUB, kami berharap semangat toleransi, gotong royong, dan persatuan terus terpelihara sehingga Kabupaten Berau tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan harmonis," ucapnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Gamalis juga menyampaikan kesiapan Kabupaten Berau menjadi tuan rumah Rakor FKUB Kalimantan Timur Tahun 2027. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang akan dipersiapkan secara maksimal.

 

Ia optimistis pelaksanaan Rakor FKUB di Berau nantinya tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga mampu menghasilkan berbagai rekomendasi strategis dalam memperkuat kerukunan umat beragama, mempererat hubungan antar elemen masyarakat, serta mendukung terciptanya Kalimantan Timur yang aman, damai, dan harmonis.

 

Sementara itu, Ketua FKUB Kalimantan Timur, Muhammad Rasyid, menjelaskan bahwa kunjungan ke Kabupaten Berau merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi rekomendasi dan pernyataan sikap hasil Rapat Koordinasi FKUB Kalimantan Timur Tahun 2026 yang sebelumnya digelar di Kabupaten Penajam Paser Utara. Selain menyosialisasikan hasil Rakor, kunjungan tersebut juga menjadi langkah awal koordinasi menjelang pelaksanaan Rakor FKUB Kalimantan Timur Tahun 2027 yang akan dipusatkan di Kabupaten Berau.

 

Muhammad Rasyid menilai peran tokoh agama memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat. Menurutnya, tokoh agama tidak hanya berperan memberikan pembinaan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk mengedukasi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang.

 

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, FKUB, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat agar nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan kehidupan bermasyarakat yang harmonis tetap terjaga, sehingga Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Berau, mampu menjadi contoh daerah yang berhasil merawat keberagaman sebagai kekuatan dalam pembangunan.  (sep/FN)